Memanas Berita terkini Informasi Lanjut Irjen Ferdy Sambo Kasus Brigadir J

Irjen Ferdy Sambo

Berita tidak mengenakan terdengar dari media sosial maupun televisi Indonesia akan oknum polisi bernama ” Irjen Ferdy Sambo ” dimana beliau melakukan kesalahan besar dan berkasus berat, seperti informasi yang didapatkan dalam sidak kasus meninggalnya Brigadir Yosua atau Brigadir J. Kini masih menjadi penyelidikan lebih lanjut terkait kasus. Dan telah mendapatkan informasi banyak atas informasi dari keterangan Irjen Ferdy Sambo.

Kasus Polisi Tembak Polisi ini terjadi di Rumah dinas IFS di Duren Tiga, Jakarta selatan. Baku Tembak tersebut menewaskan Brigadir Yoshua atau Brigadir J, saat ini masih dalam penyelidikan bahwasannya terjadi nya baku tembak tersebut di informasikan karena Nekat menyentuh Putri Candrawati, mendiang Istri dari Irjen Sambo.

Bacaan Lainnya

Dimatanya bahwa brigadir J Tetap bersalah karena berani menyentuh sang istri, ujarnya pada pertemuan wartawan pada Kamis siang, (4/8/2022).

Irjen Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo Dalam bincang wartawan

Baca Juga Informasi Menarik Lainnya Kasus Pelecehan Seksual

Terungkap Bahwasannya Korban Pelecehan Seksual adalah Mendiang Istri Irjen Ferdy Sambo

Juga Istri Irjen Ferdy Sambo 3 Kali menghadiri dalam Pemeriksaan penyidik, untuk dimintai keterangan lebih lanjut atas pelecehan seksual yang dialaminya. Ujarnya dalam pertemuan dan informasi terkait bahwasanya irjen ferdy sambo tak alami luka fisik akan tetapi masih mengalami trauma berat.

Agar berjalannya proses hukum dan runtutan kasus masalah kini mendiang istri mendatangi psikolog klinis dari polda metro untuk memastikan keadaan beliau juga mendapatkan informasi lebih akurat nantinya “ujar Arman”

Saat ini penyidik direktorat tindak pidana umum (Dittipidum)  atas tewasnya brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Irjen Ferdy Sambo kini ditetapkan sebagai saksi berlanjut dalam kasus tersebut.

 

25 Personel Polri Di  Mutasi di Duga Menghambat Berjalannya Kasus

Dengan adanya kasus tewasnya Brigadir J, 25 Personel Polisi yang diduga menghambat Kasus tersebut mendapati pemeriksaan untuk menjalankan proses pemeriksaan terkait pelanggaran kode etik, jika ditemukan akan ada proses pidana. 25 Personel itu langsung di mutasi dari tim irsus terkait dugaan menghambat kasus ini.

Dengan adanya bukti barang CCTV mengalami kontra sebab mendapati bahwasannya CCTV tersebut didekati rusak, masih menari pihak pihak pelanggaran yang merekam di dalamnya. Komnas Ham Juga angkat bicara soal CCTV yang tiba-tiba rusak dalam kasus tersebut menduga ada indikasi kesengajaan pihak pihak yang melakukannya, banyak saksi yang dimintai keterangan lanjut untuk mengusut tuntas masalah cctv ini akan tetapi, informasi dari satu dan lainnya berbeda beda sehingga memunculkan opini baru dan akan menemukan titik terang.

Untuk mencari jejak rekaman pada rumah Irjen Ferdy Sambo tersebut, juga memastikan apakah ada insiden penembakan, jika terdapat baku tembak tersebut terdengar dan terekam lengkap maka kita dapat mengetahui pelaku utama, dalam lanjutan proses kini sudah mendapatkan hasil dengan tersangka dibawah ini.

Jendral pol listyo
Listyo Sigit Prabowo Mutasi 25 Personel

Informasi Lanjutan Terjadinya kasus Tersebut di Berita Terkini

Ini Dia Tersangka Utama Baku Tembak Menewaskan Brigadir J

Tersangka saat ini juga telah ditetapkan yaitu Bharada E, dalam kasus penembakan tersebut, juga penyelidik sudah melakukan gelar perkara dalam pemeriksaan saksi, dan dianggap telah cukup untuk menetapkan beliau sebagai tersangka, “Ujar Penyidik dalam temuan Wartawan”

ajudan irjen pol ferdy sambo

Dengan nama Lengkap tersangka Bharada E yakni Richard Eliezer ajudan Irjen Ferdy Sambo, Budhi mengatakan beliau ini memiliki jabatan serius sebagai pelatih vertical rescue juga menjadi pelopor pada resminya sebagai tim penembak nomor satu.

Dengan terjadinya hal ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kepala Divisi Profesi dan pengamanan Kadiv Propam polri, dan diganti dengan dimutasi menjadi Pejabat tinggi atau PATI di Yanma Polri. Berbunyi mutasi “Nomor 1, Menetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo Kadiv Propam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri” Ujan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo pada, Kamis (4/8/2022).

 

4 Kali Menghadiri Panggilan Kini Usai dan Mendapat Jawaban

Telah melewati pemeriksaan yang ke-4 kalinya kini Irjen Ferdy Sambo memenuhi panggilan penyidik bareskrim polri, dengan melewati panggilan penyidik polres, Jakarta Selatan dan polda Metro Jaya.

Kehadirannya di gedung Bareskrim Mabes polri pada pukul 09.58 WIB, kedatangan nya langsung di kerumuni oleh ratusan wartawan yang sudah menunggu disana sejak pagi. Dengan obrolan yang diberikan kepada para wartawan bahwasannya Irjen Ferdy sambo menuturkan Bela Sungkawa atas kejadian ini yang menimpa beliau dan saudara yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran.

Juga mengucapkan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada jajaran polri dan para masyarakat Indonesia atas terjadinya insiden ini” dibantunya jawaban lain bisa ditanyakan langsung kepada penyidik” dengan harapan agar kasus ini berjalan dengan lancar dan segera terselesaikan.

budhi herdi susianto

Informasi Selanjutnya Berita Terkini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *