Sejarah Dicanangkannya Hari Maritim Nasional

  • Whatsapp
Sejarah Dicanangkannya Hari Maritim Nasional

Sumber: Enkosa.com – Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia memiliki banyak sekali pulau yakni sekitar 16.056 pulau dan berbatasan maritim dengan 10 negara.

Memiliki garis panjang pantai sekitar 54.716 km membuat Indonesia diakui sebagai negara maritim.

Nah melalui hal ini pula sangat wajar jika Indonesia memiliki hari maritim nasional.

Sejarah Hari Maritim Nasional

Indonesia merupakan negara yang sangat potensial untuk maju karena SDA-nya. Melihat hal itu, presiden pertama yakni Soekarno berharap Indonesia dapat menjadi negara maritim yang maju dan jaya.

Melalui surat keputusan No 249 tahun 1964 akhirnya Soekarno memutuskan 23 September sebagai peringatan hari maritim nasional.

Dimana setiap tahunnya akan diperingati oleh masyarakat Indonesia.

Tujuan peringatan hari tersebut ialah guna membuat masyarakat sadar akan potensi yang dimiliki oleh Indonesia sebagai sebuah negara maritim.

Bisa dikatakan pula, ikut memperingati hari tersebut sama halnya dengan ikut memperingati usaha yang dilakukan pemerintah perihal kemaritiman Indonesia.

Dalam hal ini, pemerintah telah melakukan upaya guna memantapkan Indonesia sebagai negara maritim.

Upaya tersebut adalah dengan membuat dan menetapkan 7 Pilar Poros Maritim Dunia.

Penetapan tersebut dimuat dalam Peraturan Presiden No 16 tahun 2017 mengenai kebijakan laut Indonesia.

Tujuan 7 Pilar Poros Maritim Dunia

1. Pengelolaan sumber daya kelautan dan pengembangan SDM

Tujuan pilar pertama ialah guna mendorong pemanfaatan sumber daya kelautan secara optimal dan berkelanjutan. Selain itu, pengembangan SDM bertujuan guna membuat sumber daya manusia pada bidang kelautan menjadi berkembang.

2. Keamanan, pertahanan, penegakan hukum & keselamatan

Pilar kedua memiliki tujuan agar dapat menegakkan kedaulatan serta hukum, mempertahankan wilayah NKRI serta melindungi bangsa dari segala ancaman, tantangan juga hambatan di wilayah laut.

3. Tata kelola serta kelembagaan

Tujuan pilar ini ialah guna membuat sistem tata kelola kelautan lebih komprehensif, efektif, efisien juga terintegrasi.

4. Ekonomi, infrastruktur kelautan dan peningkatan kesejahteraan

Tujuan dari kebijakan pilar ini ialah guna membuat Indonesia menjadi basis pembangunan ekonomi agar kesejahteraan rakyat meningkat.

5. Pengelolaan ruang laut dan perlindungan lingkungan laut

Adanya pilar ini tentu saja dapat membuat sumber daya serta lingkungan terlindungi. Selain itu pelestarian sumber daya kelautan dan pencegahan terhadap kerusakan lingkungan laut dapat teratasi.

6. Budaya bahari

Melalui kebijakan ini diharapkan masyarakat dapat belajar memberi gotong royong, kerja keras serta lebih mencintai lingkungan.

7. Diplomasi maritim

Pilar terakhir memiliki tujuan pelaksanaan politik luar negeri yang berhubungan dengan kelautan dapat terjadi dengan baik dan optimal.

Itulah sejarah dibalik adanya hari maritim nasional. Semoga Indonesia dapat menjadi negara maritim yang maju dan berjaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *